Telusuri

Pilihan Editor

Lebih Produktif Dengan Asus VivoBook S14 S433 Dare To Be You

Hidup tanpa batas bukan berarti hidup melampaui batas. Hidup tanpa batas adalah ketika melakukan aktivitas tanpa kesulitan dan hamba...

Tampilkan postingan dengan label Sosial Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Media. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juni 2020

#Jangan Jadi Diri Sendiri “Don’t Be Yourself”





Kita sering mendapati seseorang memotivasi orang lain agar jangan menjadi orang lain, jadilah diri sendiri. Kata motivasi yang sering kita dengar dan baca di sosial media.  Seolah telah tertanam bahwa sangat bijak ketika menjadi diri sendiri. Bukankah itu berarti kita diminta untuk menjadi diri apa adanya. Dalam arti lain, tidak perlu berbuat neko-neko, jalani dan terima saja apa yang sudah ada. Jadilah diri sendiri adalah jadilah seperti apa adanya dirimu sekarang, apapun kondisinya. Apakah seperti itu maksudnya?

Namun jika konsep “jadilah diri sendiri” adalah seperti itu, maka siapa yang mampu menunjukkan apakah kita salah atau apakah kita kurang tepat semantara prinsip kita adalah, “ya biarlah, ini adalah aku”.

Saya berusaha membayangkan jika saya terus seperti ini, dengan kondisi yang seperti ini, keterbatasan pengalaman dan pengetahuan, lalu bagaimana saya 5 atau 10 tahun mendatang jika hanya hidup seadanya?

Menjadi Diri Sendiri Tidaklah Cukup


Mari kita renungkan, terkadang kita perlu menjadi orang lain agar mendapatkan apa yang cocok atau pas untuk menunjukkan diri kita yang sebenarnya. Dalam arti lain kita perlu meniru atau mencontoh apa yang orang lain lakukan. Kita tidak bisa berpuas diri dengan keadaan yang seadanya.

Apakah itu artinya kita tidak bersyukur?




Bukan, kita tetap mensyukuri apa yang telah kita punya seperti penglihatan, penciuman, pendengaran, dan peraba. Empat hal itulah yang perlu kita gunakan sebaik mungkin, untuk apa? Benar, untuk berkembang atau menjadi lebih baik. Kita perlu belajar dari orang lain hal yang patut kita jadikan rujukan. Kita hanya perlu meniru orang lain, mengamati, memahami, kemudian memodifikasi apa yang orang lain lakukan, bukan sepenuhnya menjadi diri orang lain. Menjadi diri sendiri yang apa adanya justru membuat kita stagnan. Perkembangan-perkembangan baru semestinya harus tetap ada dalam hidup kita.

Jadi Diri Sendiri Itu Egois


Bukan suatu hal yang baik ketika kamu menuangkan semua apa yang ada dipikiran ke muka publik. Terkadang, ada hal yang perlu untuk kita konsumsi sendiri. Ini sering terjadi, memaknai “be youself” dengan pemahaman “terserah aku mau berbuat apa, ya inilah aku”. Padahal belum tentu apa yang kita lakukan merupakan hal positif dan tidak melanggar nilai normatif.


adaptasi

Dengan kata lain, kamu tidak bisa menjadi diri sendiri. Kamu yang di rumah, bukanlah kamu yang di sekolah atau kampus. Kamu yang di kampus bukanlah kamu yang berada di masyarakat. Kita perlu menempatkan diri dengan tepat. Tidak selamanya suatu sikap, ucapan, dan tindakan dapat digunakan di sembarang tempat dan situasi.

Kita perlu menghargai orang lain meskipun sebenarnya respon yang kita berikan untuk menghargai orang lain tidak sesuai dengan kenyataan. Contoh, ketika rekan kita membuatkan makanan untuk kita, lalu bertanya, bagaiman rasanya? Dengan sedikit senyum, mari kita jawab bahwa makanan tersebut layak untuk dimakan dan berterima kasihlah.

haha : I

Pernahkah kita memiliki seorang teman yang punya humor tinggi, tapi jokes atau lelucon yang dibawanya sangat receh? Jika ada demikian, tertawalah untuk menghargainya. Ketahuilah, bahwa tanpa keberadaannya, suasana akan jauh lebih sepi.

Jadi Diri Sendiri Itu Ga Bisa Happy


m.medcom.id

Sebuah kalimat, “kalau orang lain bisa mengapa harus aku? aku begini saja, jalani apa adanya, yang penting happy”. Percayalah bahwa happy yang seperti itu hanya sekejap dan terucap saja. Beberapa waktu kemudian akan terasa hambar dan membosankan. Keputusan untuk tidak melakukan perkembangan atau perubahan baru akan membuat kita menyesal di kemudian hari.

Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi kalau alat yang dihisap lalu dibuang menjadi asap itu ada (tidak sebut merek).

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun, tidak berupaya untuk memperbaiki kekurangan diri adalah sebuah kesalahan besar. Justru kamu perlu berupaya untuk menutupi kekurangan dengan mengoptimalkan kelebihanmu.


zenyum.com

Sebuah perubahan kearah yang lebih baik butuh kesadaran, kemauan, dan kemampuan. Kita perlu menumbuhkan kesadaran terhadap istilah “jadilah diri sendiri” dengan hidup seadanya dan tidak ada perkembangan baru dalam hidup adalah hal yang salah. Sehingga tumbuh kemauan untuk merencanakan perubahan beserta dengan strategi perencanaan teknisnya. Salah satu rencana melakukan perubahan pada diri adalah menjadi orang lain, yakni meniru dengan mengamati, memahami, dan memodifikasi.

Kemampuan untuk melahirkan perubahan positif adalah waktu untuk mempraktikkannya. Maka, inilah saatnya!






New Post




Senin, 22 Juni 2020

Mengolah Alam Bawah Sadar Menjadi Manusia Super Canggih


Pernahkah kita berpikir bagaimana otak berkerja? Bagaimana cara kita memutar kembali ingatan-ingatan yang pernah terjadi? Bahkan bagaimana kita bisa membayangkan hal abstrak yang akan terjadi dikemudian hari atau menggambarkan kemungkinan-kemungkinan dari yang kita perbuat?

Ini juga terjadi ketika jari-jari kita dengan lentiknya mengetik di atas keyboard, memilih huruf, menghapus, dan memberi tanda baca. Atau pada kegiatan sehari-hari lainnya, ketika berjalan, bersepedah, makan, bercengkrama dengan sesama dan sebagainya. Pernahkah kita merasa bahwa ada gerakan-gerakan tertentu atau respon terhadap stimulus yang bahkan kita tidak merencanakan untuk memberi respon demikian.

Alam Bawah Sadar Melahirkan Respon Fisik




Umumnya, banyak dari kita lebih memilih membahas hal-hal konkrit dalam kehidupan sehari-hari, problematika yang dihadapi saat ini, ataupun berbicara bisnis. Namun, pikiran bawah sadar adalah sebab utama mengapa fisik kita bisa merespon berbagai bentuk stimulus dengan cepat tanpa perlu berpikir dengan waktu lama. Dan alam bawah sadarlah yang membentuk karakter kita sesungguhnya.

Saat bangun tidur, sebagian besar kita akan melihat jam/waktu. Sebagian yang lain akan memeriksa ponselnya. Atau masih ingatkah kita kaki sebelah mana yang pertama kita injakkan setiap kali bangun tidur/turun dari ranjang?

Ternyata otak memiliki sebuah dapur pribadi canggih untuk memasak sebuah hidangan yang besar manfaatnya bagi kita. Otak kita memasak dengan menerima informasi, mengolahnya, dan mengirimkan kepada saraf-saraf kita. Untuk tambahan, tubuh kita memiliki dua jenis saraf, yakni saraf pusat dan saraf tepi.

Otak yang sudah mengirim hidangan melalui saraf itulah yang menggerakkan fisik kita secara tidak sadar. Hasil proses memasak ini lah yang kita sebut dengan alam bawah sadar. Tanpa kita sadari, alam bawah sadar kita terus berproses dalam setiap aktivitas kita.


Unsur Alam Bawah Sadar Manusia


Alam bawah sadar terdiri dari perasaan, intuisi, dan ingatan. Alam bawah sadar merupakan bagian dari pikiran kita. Pikiran kita terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar(alam bawah sadar).

Perasaan merupakan sebuah dorongan dari dalam diri manusia untuk melakukan sesuatu yang bisa berimbas positif ataupun dampak negatif. Kemudian intuisi bisa diartikan kemampuan untuk memahami suatu hal tanpa melalui proses berpikir yang lama(rasional dan intelektual), semua berlangsung begitu saja secara cepat.

Sementara itu, Ingatan atau memori yaitu sebuah kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat kembali sebuah kejadian, peristiwa, atau aktivitas yang pernah dilakukan. Sehingga apabila digabungkan antara perasaan, intuisi, dan ingatan atau memori tersebut dapat menjadikan manusia super canggih.

Manusia Super Canggih







Ketika kita sudah menyadari bahwa alam bawah sadarlah yang banyak mempengaruhi keputusan kita dalam berbuat sesuatu, maka hal ini perlu kita olah. Pengolahan alam bawah sadar dimaksudkan agar respon terhadap stimulus adalah suatu perbuatan, sikap, dan perkataan positif.

Langkah hidup akan semulus aspal eropa ketika pikiran sadar dan pikiran bawah sadar mampu bersinergi. Suatu hal perlu untuk direncanakan oleh pikiran sadar. Kemudian dibiasakan oleh dorongan perasaan. Selanjutnya dikerjakan dengan senang hati oleh intuisi. Seterusnya adalah perbaikan-perbaikan dari apa yang pernah terlewati.

Ketika sebuah planning (rencana) hidup sudah tersusun rapi dan matang oleh alam sadar (pikiran sadar) selanjutnya akan menjadi sebuah kebiasaan baik oleh pikiran bawah sadar (alam bawah sadar).

Sementara manusia super canggih adalah manusia yang telah mampu mengakrabkan alam sadar dengan alam bawah sadarnya. Manusia super canggih sudah memiliki konsep hidup yang matang dan mampu menjadikannya sebuah kebiasaan yang berdampak positif bagi banyak orang. Konsep dan Kebiasaan yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup diri sendiri dan orang di sekitarnya.





New Post


Senin, 15 Juni 2020

Ngaji Cinta #1: Perspektif Neurobiologi, Antropologi, & Psikologi


"Cinta ibarat penyakit yang diidamkan namun tidak diingankan kesembuhannya. Penderita cinta tidak akan siuman atas penyakitnya(cinta)".

Ngaji cinta dimaksudkan untuk belajar atau mempelajari lebih dalam apa itu cinta.

Banyak penafsiran perihal cinta. Baik pengertiannya ataupun yang lebih dalam adalah tentang bagaimana cinta itu. Berbagai literatur mencoba membahas apa itu cinta namun tetap saja tidak mampu memuaskan pencari makna cinta, Cinta laksana sebuah keajaiban yang dimiliki bumi manusia.

Makna Cinta



Pemaknaan pada terma Cinta dan peristiwa sosial yang berkaitan dengan cinta tidak cukup apabila harus dituliskan semuanya disini. Terlebih lagi karena peristiwa cinta satu orang dan orang yang lain itu berbeda.

Namun semakin berkembangnya IPTEK, para pakar telah mengembangkan pengetahuannya hingga ke hal yang paling mendasar dalam kehidupan kita, yakni Cinta.
Ternyata cinta bukanlah sebuah kata yang berada diangan-angan saja, namun dapat dihitung atau dibuktikan secara ilmiah dalam perspektif Neurobiologi, Antropologi, dan Psikologi.

Cinta Perspektif Psikologi




Dalam bidang Psikologi, cinta merupakan hal yang abstrak untuk dipelajari. Pakar Psikologi, Robert Sternberg, mengemukakan hubungan antara dua orang adalah awal mula cinta. Di mana terdapat hubungan kisah dan kasih oleh keduanya. Dalam kisah dan kasih memuat minat dan perasaan seseorang kepada seseorang yang lain.

Kemudian dari minat dan perasaan itu tumbuh sebuah refleksi kepribadian(sikap dan tingkah laku) yang lebih lembut, berbagi pengalaman hidup, dan membuat cerita hidup. (wah mendalam juga teorinya, “baper”).

Cinta Perspektif Antropologi

Manusia pada dasarnya butuh untuk mencintai dan dicintai(namun dalam artian sesuai nilai-nilai yang berlaku dan dianut, baik norma agama maupun sosial masyarakat, semisal adat).


Dr. Helen Fisher bahkan mengatakan bahwa cinta sama saja dengan kebutuhan sandang, pangan, papan, yang pada hakikatnya merupakan kebutuhan dasar manusia dalam menjalani kehidupan.

CINTA kemudian CERAI, banyak yang mengalami ini. Pada awal perkenalan atau pernikahan memang cinta masih sangat bergejolak. Namun, beberapa tahun berselang cinta itu pudar.

Teori “Four Years Itch” oleh Dr. Helen Fisher menyebutkan bahwa gejolak cinta pada manusia itu seperti halnya reaksi kimia. Dia(cinta) hanya bertahan empat tahun saja, lalu memudar dan hilang. Itulah yang menyebabkan banyaknya kasus perceraian di umur jagung kebersamaan.

Cinta Perspektif Neurobiologi



Ada pepatah bahwa “orang yang jatuh cinta, dunia serasa milik sendiri, yang lain numpang”. Sudah hangat terdengar dalam percakapan sehari-hari kita bukan?

Seorang ketika jatuh cinta akan mengalami mood swing, yakni perubahan suasana hati yang relatif cepat. Artinya adalah suasana hati orang yang sedang jatuh cinta akan mudah berubah.

Gejala orang jatuh cinta adalah seperti mudah khawatir, bingung, gelisah, cemburu. curiga, susah tidur, jantung berdetak lebih kencang akan sering dialami oleh pasien penderita penyakit Cinta.

Dari gejala-gejala itu kemudian pakar Neurobiologi menyebut dua insan yang sedang jatuh cinta, pusat rasa senang pada otaknya aktif. Aktifnya sensor senang dalam otak ini berakibat lepasnya hormone-hormon seperti Dopamine, Pheromones, dan Serotonin. Juga PEA, Oxytonic, Vasopressine, dan Norepinephrine.

1) Hormon Dopamine, menyebabkan orang yang jatuh cinta akan memiliki suasana hati lebih ceria.

2) Hormon Pheromones, hormon ini persis dengan hormon yang diproduksi ratu lebah untuk mengenali lebah yang berasal dari kawanannya. Yakn dengan mengeluarkan bau tubuh yang khas. Ketika seseorang cocok dengan bau tubuh pasangannya, maka cinta akan tumbuh.

3) Hormon Serotinin, hormon ini menyebabkan perasaan senang dan perasaan nyaman atau baik.

4) Hormon PEA(Phenilethylamine), dengan hormon ini menyebabkan peningkatan suhu tubum detak jantung, tekanan darah, dan produksi keringat di telapak tangan.

5) Hormon Oxytocin, hormon ini membuat seseorang ingin dipeluk atau dicium oleh pasangannya(pasanagan resmi (halal), antara suami-istri).

6) Hormon Vasopressine, merupakan hormon yang mengatur perilaku. Seseorang yang sedang jatuh cinta akan berperilaku lebih matang dihadapan pasangannya.

7) Hormon Norepinepherine, membuat seseorang bergairah atau bersemangat dalam menjalani aktivitas.

Hakikat Cinta?




Jika ditanya tentang hakikat cinta maka dari kesemuanya adalah tentang suasana hati. Yakni adanya refleksi yang berbeda baik di dalam tubuh maupun yang terlihat di luar tubuh seperti tindakan, sikap, dan perkataan seseorang kepada yang dia cinta.

Namun, keterangan mengenai cinta yang dinyatakan benar dalam sebuah literatur seperti buku, majalah, koran, artikel, dan sebagainya itu hanyalah kebenaran yang dapat diterima oleh perumusnya.

Artinya, kebenaran akan tafsir cinta besifat subjektif. Semua benar namun tidak semua dapat diterima oleh semua isi kepala manusia.





Keterangan Sumber

M. Quraish Shihab. 2019 “Jawabannya Adalah Cinta”
Pritha Khalida. 2010 “Buku Cinta- Agar Kamu Lebih Tahu Apa Itu Cinta”
Frans Budi Pranata & Anang YB. 2014 “Cinta Adalah… Sebuah Keajaiban!”

Minggu, 14 Juni 2020

PKI Itu Pelakor, Perusak Rumah Tangga (Kehidupan Berbangsa dan Bernegara)


bakesbangpol malangkota: masa menolak rekonsiliasi pemerintah terhadap pki


JASMERAH “jangan sekali-kali lupakan sejarah"

Kebrutalan PKI merupakan sejarah kelam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Darah mengalir dari warga sipil dan TNI atas kebiadaban partai komunis Indonesia yang terkutuk ini.

PKI pada mulanya bernama ISDV (indische social democratische vereeningin) didirikan oleh Henk Sneevliet, orang Belanda, pada Mei 1914. PKI berideologi komunis, maxirsme/leninsime.



Niat Buruk PKI Sudah Dari Lahir

1915, ISDV mendirikan kantornya di Surabaya, kemudian berpindah ke Semarang. Di Semarang, paham komunisme, maxirsme, leninisme ini gencar dipropagandakan. Sneevelit mendekati dan menyebarkan ideologinya kepada organisasi buruh kereta api, yang memang pada saat itu Semarang merupakan pusat organisasi tersebut.

Di tahun yang sama mereka menerbitkan surat kabar Het Vrije Woord(suara kebebasan) untuk melancarkan propaganda ideologi yang mereka anut.

Kemudian mulai mendekati organisasi nasional seperti Boedi Oetomo dan SI (Sarekat Islam), namun gagal sebab dilakukan oleh orang-orang mayoritas Belanda di dalam tubuh ISDV. Dengan memanfaatkan organisasi buruh kereta api di Semarang, ISDV berhasil mendekati dan mempengaruhi pimpinan-pimpinan SI di Semarang yang merupakan organisasi Nasional-Islam, serta juga merupakan anggota dari buruh kereta api di Semarang.

Selanjutnya, Sneevliet dan kelompoknya mempengaruhi Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Pegawai negeri, serta mendirikan kursus politik, sehingga terbentuk Raad Van Matrozen en Mariniers (Dewan Kelasi dan Marinir) yang merupakan organisasi dari anggota militer yang berhaluan radikal revolusioner.

Sebelum Sneevliet diusir dari Hindia Belanda(nama Indonesia pada saat itu), perlu digaris bawahi bahwa ISDV besutan Sneevliet sudah berhasil mengajak dan mempengaruhi Semaun dan Darsono yang pada saat itu merupakan pimpinan SI Semarang dan juga sudah memiliki banyak anggota dari pribumi pabrik kereta api dan militer Hindia Belanda.

Sehingga pada tanggal 23 Mei 1920, Semaun dan Sudarsono di Gedung SI Semarang menggaungkan perubahan ISDV menjadi PKI (partai komunis indie). Semaun dan Sudarsono yang masih pimipinan SI Semarang memanfaatkan kegiatan-kegiatan SI untuk propaganda ideology komunisnya. Diantaranya melalui media massa SI, sekolah-sekolah SI menyanyikan lagu komunis, dan pertemuan-pertemuan SI se-Hindia Belanda(Indonesia).

Pertemuan-pertemuan PKI memanfaatkan hal ini untuk memecah SI dari dalam. Strategi ini pada PKI dan ideologi komunis disebut teknik aksi atau blok, yang dilakukan dengan cara menginfiltrasi anggota SI untuk menjadi anggota PKI.

Sebelumnya SI sudah membentuk organisasi Persatuan Pergerakan Kaum Buruh(PPKB) pada tahun 1919 yang diketuai oleh Semaun, Suryopranoto sebagai wakil ketua, dan Agus Salim sebagai sekertaris. Tidak butuh waktu lama, sebagai ketua organisasi (PPKB) dan ketua SI Semarang, setahun kemudian (1921) PKI melalui Semaun berhasil memecah belah SI dan PPKB.

Semakin merasa kuat, akhirnya PKI yang beranggotakan militer Hindia Belanda haluan radikal, anggota SI, buruh kereta api, dan ceraian anggota PPKB yang sudah dipengaruhi ideologi komunis ini berbuat semakin radikal. Ideologi komunisme dengan haluan radikal revolisioner diimplementasikan dalam pemberontakan-pemberontakan.

PKI Itu BURUK



PKI (partai komunis indie) akhrinya berubah nama menjadi PKI (partai komunis Indonesia) pada tahun 1924. Apa saja pemberontakan mereka di negeri pertiwi?

Mulai pertama berdirinya, PKI sebagai ISDV sudah melakukan berbagai pemberontakan kecil kepada pemerintah Hindia Belanda(Indonesia), misalnya dengan mengajak para buruh untuk mogok dan meminta kenaikan upah.

Begitu juga dengan penculikan dan pembunuhan, upaya perebutan kekuasaan, pelucutan senjata, penjarahan, kerusuhan, pembakaran, bentrokan, penyiksaan yang ditujukan kepada tokoh pemerintahan, tokoh TNI Polri, tokoh masyarakat, santri, dan para tokoh ulama.

Pembantaian pada 17 September 1948 kepada para pimimpan Pesantren Takeran di Magetan dengan cara mengubur hidup-hidup di dalam sumur pembantaian di Kecamatan Bendo, Magetan. Lebih dari seratus orang dikubur dalam sumur itu. Dilanjut dengan pembantaian ratusan orang di Pabrik Gula Gorang Gareng.

Mengulik tentang kehinaan dan buruknya tindakan PKI pada masanya, penulis menyarankan untuk membuka akuratnews.com tentang 88 Kronologis Lengkap Kebiadaban PKI di Indonesia.

Tidak Ada Tempat Bagi PKI & Ideologinya Di Indonesia



PKI hanya memberi catatan kelam bagi bangsa dan negara ini. Darah saudara setanah air mengalir akibat keberadaan PKI dan ideologi komunis, marxisme, leninisme yang berhaluan radikal revolusioner.

Sebuah doktrin untuk melakukan penghianatan kepada Soekarno, kepada negara dan bangsa telah menancap ke otak anggota PKI membuat mereka buta dalam menyingkirkan sesama saudaranya.

Kekacauan yang disebabkan PKI terjadi di mana-mana. Yang menjadi puncak pengkhianatan pergerakan PKI disebut dengan G30 S-PKI, sebelum akhirnya partai komunis Indonesia dibubarkan. Dan tidak akan ada lagi di Indonesia PKI dan Ideologinya meskipun dengan wadah, nama, dan simbol yang berbeda.



Keterangan Sumber


Jumat, 12 Juni 2020

Apa Kabar Palestina? Warga Palestina Melihat Dan Merasakan Insiden Kematian George Floyd Setiap Hari


kuncian lutut sering digunakan polisi Israel kepada warga Palestina

Palestina Merupakan peserta Konferensi Asia Afrika pada tahun 1945 yang hingga saat ini belum merdeka. Negara anggota PBB berjumlah 193, yang mengakui dan mendukung Palestina sebagai sebuah negara berjumlah 136 negara. Palestina mulai menjadi negara anggota PBB(2015), UNESCO(2011), INTERPOL(2017), OPCW(2018).

Dilansir dari situ resmi Kementrian Luar Negri Republik Indonesia, sebanyak 7 parlemen negara Eropa seperti Inggris, Irlandia, Spanyol, Perancis, Portugal, Luxembrug, dan Belgia mendukung Palestina. Begitu juga dengan 9 dari 28 negara Uni Eropa seperti Malta, Siprus, Ceko, Slovakia, Hungaria, Rumania, Bulgaria, Polandia, dan Swedia, mereka mengakui Palestina sebagai sebuah negara.



Kalah Di Lembah Digital

Sejak kematiannya tanggal 25 Mei 2020 lalu di tangan seorang polisi dan ketiga rekannya, gelombang aksi kemanusiaan untuk George Floyd masih berjalan hingga saat ini. Menuntut keadilan dan membersihkan rasisme dari muka bumi menjadi beberapa misi massa aksi.

Kasus ini viral hingga cepat meluas ke muka dunia. Dari yang awalnya hanya protes lokal dan nasional, sekarang menjadi sorotan warga dunia untuk ramai-ramai menggelar aksi serupa. Satu orang yang meninggal menimbulkan gelombang massa yang begitu banyak dan luas efeknya.

Kekerasan yang dilakukan oleh polisi tersebut diduga menjadi penyebab kematian George Floyd dan penyebab munculkan gelombang kemanusiaan menuntut keadilan dan menolak rasisme.

Bagaimana dengan Palestina yang lebih dari satu orang meninggal atas kekerasan dari pihak kepolisian Israel. Rasisme kerap dilakukan polisi Israel kepada warga Palestina. Ibadah saja dilarang dan diawasi tepat dihadapan orang yang sedang menjalankan ibadah.

Diperlakukan kasar ketika polisi Israel menganggap suatu mencurigakan, ditangkap, dipukuli, bahkan tidak segan untuk langsung ditembak saat itu juga. Namun dunia tetap diam.

Melihat status Palestina sebagain negara anggota PBB, UNESCO, INTERPOOL, dan OPWC, serta dukungan dari ratusan negara-negara di dunia, sungguh pertanyaan besar mengapa Palestina tidak kunjung memperoleh kemerdekaan.

Situasi Palestina Saat Ini


Kampanye Donald Trump pada 2016 sebelum menjadi presiden untuk memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem dan diikuti dengan pemindahan kantor kedutaan besar AS daeri Tel Aviv ke Jerusalem, memicu perlawanan dari pemilik tanah kelahiran.


Tindakan tersebut tentunya mengganggu status quo warga Palestina khususnya yang berada di Jerusalem. Padahal sebelumnya masyarakat dan negara-negara dunia telah menyaksikan perjanjian batas-batas yang sama-sama disetujui oleh kedua pihak, yakni Israel dan Palestina.

Beberapa tahun yang lalu televisi kita penuh dengan berita Israel yang ingin menguasai Jerusalem. Hingga menyebabkan bentrokan warga sipil Palestina dengan aparat Israel. Bentrokan ini tidak bisa menghindari dari jatuhnya korban jiwa. Berbulan-bulan, bertahun-tahun, hingga saat ini warga Palestina masih berjuang menjaga tanah mereka dilahirkan.


Berita mengenai Palestina di TV Nasional kita sudah jarang kita temui. Apakah mereka benar-benar sudah bisa menjalani hidup dengan “normal”. Penembakan warga sipil Palestina oleh polisi atau tentara Israel masih kerap terjadi hingga saat ini.

Sadarkah kita bahwa hari-harinya perasaan dan pikiran warga Palestina dipenuhi dengan rasa was-was. Namun mereka kuat sebab ajaran agama yang dipegang teguh. Isu perluasan perbatasan oleh zionis Israel membuat tubuh warga Palestina hangat akan semangat untuk berjuang demi tanah kelahiran.

Bersatu Beri Dukungan Lewat Media Digital



Media Digital berbasis internet memungkinkan seluruh dunia terhubung. Perbincangan antara negara-negara pendukung dan kontra Palestina untuk menjadi sebuah negara mungkin hanya disoroti oleh orang-orang(perwakilan atau delegasi) masing-masing negara dan beberapa pihak yang bersangkutan. Namun belum muncul ke media-media yang dapat dijangkau oleh seluruh warga dunia.

Televisi, Radio, Berita Online, Televisi Online, dan Diskusi Publik di negara-negara pendukung harus memunculkan isu kemederkaan Palestina. Warga dunia harus membenarkan bahwa tindakan Israel atas dukungan Amerika Serikat kepada Palestina itu adalah salah.

Warga dunia harus melihat situasi ini. Saat warga dunia sudah mengetahui maka dukungan akan terus mengalir dan meluas seperti halnya kasus kematian George Floyd. Yang banyak diperbincangkan adalah yang akan diperhatikan.

Maka inilah saatnya untuk memunculkan dukungan kemerdekaan Palestina ke berita harian warga dunia. Bersatu atas nama kemanusiaan dapat melancarkan kemerdekaan Palestina. Semakin banyak sorotan tertuju pada tindakan keji dan melanggar hukum skala internasional oleh Israel terhadap Palestina, maka akan semakin banyak yang tahu bahwa Israel sangat kejam.

Bahwa apa yang dirasakan oleh saudara kita, sesama manusia, di Palestina adalah sebuah ketidakadilan, tidak manusiawi, rasis, kekerasan, penindasan, dan penjajahan.

Hingga saat ini, Palestina masih sangat menantikan kemerdekaan. Dan butuh dukungan dari kita(warga dunia).


New Post


1. Kelayakan Buku Ajar Menurut BSNP, Terbitan Kemenag "Recommended"

2. Wisata Kuliner, Cobain Rujak Soto Khas Banyuwangi. Rujak Tapi Soto?

3. Mengenal Rendang Lebih Dalam, 7 Hal Menarik Yang Jarang Diketahui Dari Masakan Rendang

Popular Post